Penyakit Cupang

Penyakit umum ikan cupang


Penyakit yang menyerang cupang umumnya penyakit parasiter dan nonparasiter. Penyakit parasiter disebabkan parasit berupa jamur, bakteri, virus yang menyerang organ dalam dan luar tubuh. Sementara penyakit nonparasiter bersumber dari faktor lingkungan, misalnya pH dan dH yang tidak stabil, air kotor hingga menyebabkan minimnya oksigen yang terlarut didalam air.

Nah, pada kesempatan yang mepet ini saya akan membahas tentang jenis-jenis penyakit ikan cupang dan cara penyembuhan penyakit ikan cupang. Mungkin untuk pada cupanger benci sekali melihat ikan cupangnya kena penyakit, bukan? Maka dari itu mari kita simak bersama-sama untuk cara penyembuhan beberapa penyakit ikan cupang.
Berikut sudah saya kutip dari forum cupang Indonesia. Beberapa jenis penyakt ikan cupang dan penanganannya. Perhatikan obat-obat yang diperlukan pada proses penyembuhannya seperti Blitz Icht maupun garam aquarium, dan lain-lain. Selengkapnya berikut ini.

Infeksi Jamur Kulit

Penyebab: Jamur, kondisi air yang kotor
Sifat Penyakit: Dapat menular
Gejala: Muncul bercak-bercak putih seperti kapas di badan ikan (seperti panuan), ikan jadi kurang aktif bergerak, bisa juga jadi nggak nafsu makan, sirip menguncup, warna memucat.
Pengobatan:
- Isolasi/karantina ikan yang sakit
- Ganti Air full, tempatnya dicuci bersih
- Methylene Blue (bisa merk Blitz Icht, Rid All, Tetra, dsb)
- Garam Aquarium
- Ganti air full 3 hari kemudian, bila masih belum ada tanda-tanda membaik, ulangi lagi pengobatan seperti di atas.

Find Rot (Busuk Sirip)

Dari kiri ke kanan: Gigi ekor, Fin Rot tahap awal, Fin Rot tahap lanjut (supaya tidak tertukar antara Gigit Ekor dengan Fin Rot)
Penyebab: Bakteri, kondisi air yang kotor
Sifat Penyakit: Dapat menular
Gejala: Muncul warna gelap atau kadang kemerahan seperti berdarah di pinggiran sirip, sirip yang terserang lama kelamaan jadi habis seperti rontok/sobek, ikan masih tetap aktif bergerak, nafsu makan tetap baik, sirip bisa menguncup, warna memucat. Bila sudah parah busuknya akan merembet sampai ke badan ikan.
Pengobatan:
- Isolasi/karantina ikan yang sakit
- Ganti Air full, tempatnya dicuci bersih
- Antibiotik (Ampicillin, Super Tetra, dsb yang mana yang lebih mudah tersedia, dosisnya cukup 1 tetes per aquarium)
- Atau: Gunakan General Tonic (bisa merk Rid All, Tetra, dsb)
- Garam Aquarium
- Ganti air full 3 hari kemudian, bila masih belum ada tanda-tanda membaik, ulangi lagi pengobatan seperti di atas.

Note:
Sirip yang rusak bisa tumbuh kembali seperti semula, tapi nggak akan seindah dulunya (original).

Pop Eye (Mata Bengkak)

Penyebab: Bakteri, kondisi air yg kotor
Sifat Penyakit: Dpt menular
Gejala: Mata ikan mulai membengkak, tahap awal bisa mulai dr 1 mata, kemudian merembet ke mata yg satunya lg, ikan kurang aktif bergerak, nafsu makan berkurang kdg2 tdk mau mkn sama sekali, sirip bisa menguncup, warna memucat.
Bila sdh parah bengkaknya akan semakin membesar sehingga ikan akan tampak seperti ikan mas Koki. Jika ketahuan pd saat mata sdh sgt besar/bengkak, besar kemungkinan ikan tdk akan selamat.
Pengobatan:
- Isolasi/karantina ikan yg sakit
- Ganti Air full, tempatnya dicuci bersih
- Antibiotik (Ampicillin, Super Tetra, dsb yg mana yg lbh mudah tersedia, dosisnya cukup 1 tetes per aquarium)
- Atau: Gunakan obat Anti Internal Bacteria (bisa merk Intrepet, dsb)
- Garam Aquarium
- Ganti air full 3 hari kemudian, bila msh blm ada tanda2 membaik, ulangi lg pengobatan seperti dr atas.

Dropsy (Sisik Nanas)

Penyebab: Bakteri Internal (menyerang Ginjal), kondisi air yg kotor atau pakan yg kotor
Sifat Penyakit: SANGAT – SANGAT menular
Gejala: Perut ikan mulai membengkak, tdk bisa buang kotoran, tahap awal mirip seperti sembelit, ikan jd tdk aktif, nafsu makan berkurang seringkali tdk mau mkn sama sekali, sirip bisa menguncup, warna memucat.
Bila sdh parah perut akan semakin membengkak & berwarna kemerahan, sisik akan mulai terangkat mulai dr daerah perut sampai ke seluruh badan, sehingga ikan akan tampak seperti buah Nanas. Jika ketahuan pd saat sisik sdh mulai terangkat: Perbanyak Puasa & Doa, atau Say Good Bye ke ikan tsb… :D
Pengobatan:
Dikarenakan gejala awal dropsy yg seringkali mirip dgn sembelit, dan baru ketahuan pd saat sisik mulai terangkat, maka sangat sulit menyembuhkan penyakit ini, tp bila ketahuan pd saat tahap awal, ‘kemungkinan’ ikan msh bisa diobati.. (walaupun sy sdri sdh mencoba berbagai macam obat, tp tetap tdk dpt mengobatinya).
Jadi bila ketahuan pd tahap awal, bisa mencoba sbb:
- Isolasi/karantina ikan yg sakit
- Ganti Air full, tempatnya dicuci bersih
- Antibiotik (Metrodinazole, dsb yg mana yg lbh mudah tersedia, dosisnya cukup 1 tetes per aquarium)
- Atau: Gunakan obat Anti Internal Bacteria (bisa merk Intrepet – sdh sy coba, tp tetap ga berhasil – dsb)
- Garam Aquarium
- Ganti air full 3 hari kemudian, bila msh blm ada tanda2 membaik.

Swim Bladder Disorder (Kambung atau Sembelit)

Penyebab: Kebanyakan makan
Sifat Penyakit: Tidak menular
Gejala: Perut ikan membengkak, ikan jd sulit berenang, kadang berenang nungging/miring atau menggelosor saja dgn perutnya, ikan jd kurang aktif bergerak, nafsu makan berkurang kdg2 tdk mau mkn sama sekali.
Pengobatan:
- Coba sebengin dgn ikan lain supaya ngedok sampai ikannya pub, bila msh ga mau pub, kurangi ketinggian air aquarium
- Coba ikannya dipuasakan dulu

Inflamed Gills (Insang Memerah)

Penyebab: Kondisi air yg kotor, sehingga menyebabkan keracunan Nitrat
Sifat Penyakit: Tidak menular
Gejala: Insang memerah, kadang sampai membengkak krn infeksi, ikan jd susah bernafas & terengah2 berenang di permukaan air terus. Tutup insang tdk mau menutup rapat.
Pengobatan:
- GANTI AIR FULL yg rajin bro!!! :) , plg gak tiap 3 hari sekali
- Methylene Blue (bisa merk Blitz Ich, Rid All, Tetra, dsb)
- Garam Aquarium
 

Penyakit Whitespot


Penyakit ini biasa disebut "mencret", disebabkan oleh parasit cacing nematoda, yaitu Ascaris Lumbricoides. Cacing ini bertubuh sangat kecil. Memang agak aneh kedengarannya kalau ikan cupang diserang penyakit mencret. Penyakit ini biasa menyerang ikan cupang dewasa karena pemberian pakan alami yang kurang higienis. Walaupun tidak berbahaya, namun kalau ikan sudah terserang penyakit ini dan tidak segera terobati, maka tubuh ikan akan menjadi kurus, stamina menjadi turun dan bulu ikan / sirip menjadi kusam.

Gejala Serangan 
Ikan akan malas makan sehingga kurus serta kotoran memanjang putih bahkan yang kronis bisa berwarna kuning mentah dan selalu hancur. Kotoran tersebut selalu melekat di lubang pembuangan / anus ikan. 

Pengobatan 
Pengobatan bisa dilakukan dengan obat cacing seperti Verminox, Worm X, atau Metrodinazole. Dosisnya 1/10 bagian obat untuk satu liter air. Selama dalam pengobatan, ikan cupang hanya diberi pakan kutu air. Setelah diobati selama 3 - 5 hari, ikan akan berangsur-angsur membaik.

Pencegahan
Sebenarnya setiap pakan alami yang akan diberikan cukup dibersihkan dengan air mengalir, dan direndam dengan obat antibiotika terlebih dahulu sebelum diberikan kepada ikan. Setelah direndam dengan obat antibiotika, aliri dengan air bersih, baru pakan alami bisa diberikan.  


Penyakit Velvet

Penyakit ini paling sering menyerang ikan cupang dan disebut juga sebagai penayakit selaput embun / rust disease. Penyebutan ini disebabkan oleh parasit Oodinium pillularis yang berukuran sangat kecil 50 - 70 mikron. Parasit ini hidup dan berkembang biak pada air yang keruh. Biasanya bibit penyakit ini sering terbawa oleh makanan hidup seperti cacing sutera, jentik nyamuk maupun kutu air. Penyebab utama ikan cupang terkena penyakit ini karena pemberian pakan kurang higienis.

Gejala serangan 
Gejala awal serangan penyakit ini hampir sam dengan penyakit jamur putih  / white spot. Ikan cupang berenak seperti tersentak-sentak dan sering berdiam pada permukaan air. Pada tahap selanjutnya sirip-sirip pada ikan cupang saling melekat dan tidak dapat mengembang sempurna, dan ikan berenang seperti terhuyung-huyung.
Pada tingkatan paling parah, lendir pada tubuh ikan ini akan terlepas, warna tubuh pucat, dan sisik ikan seperti terkelupas. Ikan cupang pada kondisi seperti ini sangat jarang dan sulit untuk disembuhkan. Dan air biasanya berubah menjadi sangat keruh ketika ikan mati.

Pengobatan
Pengobatan terhadap ikan sakit harus dilakukan pada stadium awal. Adapun tahapan pengobatannya sebagai berikut ;
  1. Siapkan wadah berdiameter 13,5 cm dan isi dengan air bersih hingga setengah bagian,
  2. Bubuhkan dua tetes obat antibiotika cair seperti super internal, rot stop, blitz general aid tonik yang  mengandung formaldehyde dan malachite green atau obat tetrasiklin, oktazine, dan furazolidon. Dosisnya 1/10 bagian obat.
  3. Masukkan ikan yang sakit ke dalam wadah tersebut dan biarkan selama minimal 24 jam.
  4. Pindahkan ikan ke wadah lain berisi air bersih yang sudah diberikan larutan 15-20 butiran halus gold 100. Lalu biarkan selama 2 hari. Kalau penyakit belum parah, dalam 2-3 hari ikan yang sakit akan sembuh. 
Demikian beberapa jenis penyakit yang diderita cupang. Untuk cara pengobatannya juga sudah diberitahu. Nah, semoga dengan ini ikan anda akan segera membaik dan postingan ini dinyatakan bermanfaat. Untuk gambarnya menyusul deh ya? Hehe. :lol: